Rutinan Ahad PON

Tahlil dan Kajian Rutin Kitab Risalah Aswaja, Kitab Karya Mbah Hasyim ASy'ari

Berkah Ramadlan Bersama GP Ansor

Kegiatan Sosial yang akan dilaksanakan oleh PAC GP Ansor Bantarkawung seperti Santunan Fakir Miskin, Yatim piatu dan berbagi Takjil di Bulan Ramadhan.

Bakti Negeri dalam Satgas Covid 19

Kegiatan Satgas Covid 19 yang dilaksanakan Muspika melibatkan ormas-ormas termasuk Sahabat Banser.

Showing posts with label Kita Bisa. Show all posts
Showing posts with label Kita Bisa. Show all posts

Saturday, 22 August 2020

Menjadi Nahdliyyin Kaffah: Bukan Rasa Wahabi, PKS, Atau HTI


Saya tertarik dengan tulisan sahabat saya, Ahmad Tsauri, alumni Lirboyo dan murid Maulana Habib Lutfi bin Yahya. Ia menulis:


"...Kita juga akan sangat sulit melakukan gerakan riil jika generasi muda NU sendiri tidak begitu faham pemikiran, ajaran, kearifan, filosofi dan NU secara epistemologis. NU tidak lebih dari sekedar label. Jadi tidak perlu heran kalau ada NU rasa Wahabi, NU rasa HTI, NU rasa PKS, NU rasa Arab dll. Jika NU adalah proses pelembagaan kearifan Islam Indonesia yang mengakomodir otentisitas sekaligus lokalitas maka NU berbagai rasa itu bukan lagi NU. Melestarikan paham NU sama dengan menjaga keutuhan NKRI.."

Sepakat dengan Tsauri, menjadi nahdliyin itu tidak mudah. Jangan kira kalau anda tahlilan, maulid, manaqiban, anda sudah menjadi NU. Maka itu, para ulama NU menambahkan kata an-nahdliyah setelah ahlussunah wal jama'ah. Ini untuk membedakan Aswaja NU dengan Aswaja banyak rasa yang dikatakan Tsauri di atas.

Pengertian Aswaja An-Nahdliyah tidak hanya mencakup aspek amaliah, yaitu mengikuti salah satu dari mazhab 4 dalam fiqh, Al-Asy'ari dan Al-Maturidi dalam akidah, dan Al-Junaid dan Al Ghazali dalam tasawuf, tapi juga meliputi sikap hidup (ideologi) yang terangkum dalam: tawasuth (moderat), tasamuh (toleran), tawazun (seimbang, proporsional). Tiga prinsip ini menjadi landasan NU dalam menyikapi berbagai persoalan: kebangsaan, politik, sosial, ekonomi, budaya.

Dalam politik, garis politik NU adalah politik kebangsaan. Hadrotussyekh Hasyim Asy'ari menegaskan, nasionalisme dan agama tak bisa dipisahkan, keduanya saling menguatkan. "Agama saja saja tanpa nasionalisme tak bisa menyatukan bangsa, sementara nasionalisme tanpa agama akan kering nilai-nilai" demikian yang sering disampaikan oleh KH. Said Aqil Siradj, ketum PBNU. Inilah sikap tawazun (seimbang) NU dalam politik.

Sikap ini bukan tanpa resiko. Risikonya NU difitnah dengan berbagai macam tuduhan yang memanaskan telinga. Ingat, tahun 1965 ketika NU memutuskan bergabung dengan koalisi NASAKOM, tujuannya adalah untuk mengimbangi kekuatan PKI di pemerintahan, KH. Wahab Hasbullah dinyinyiri oleh Masyumi. Beliau difitnah sebagai antek PKI, gila jabatan, gila uang, dan tuduhan-tuduhan keji lainnya. Bahkan seorang tokoh Masyumi dengan penuh kebencian berkata, "jika kepala Kiai Wahab dibelah, maka isinya adalah palu arit..".
Apa reaksi Kiai Wahab? Cuek. Mungkin Mbah Wahab dalam kesendiriannya berkata, "biarlah sejarah yang akan membuktikan..". Dan sejarah memang telah membuktikannya, bahwa tindakan Mbah Wahab benar. Kebalikannya, Masyumi yang dibubarkan oleh Sukarno.

Kondisi saat ini agak-agak mirip dengan tahun 65-an. Tokoh-tokoh NU difitnah, di bully di medsos, dan terang-terangan di caci maki. Boleh jadi sejarah pun akan berulang, tentang siapa yang akan dibubarkan.

Politik kebangsaan yang diusung oleh NU juga menegaskan bahwa NU menolak ideologi khilafah dan turunannya, semacam NKRI bersyari'ah yang diperjuangkan oleh FPI dan kawan-kawannya.
NU menolak dakwah dengan cara-cara radikal (radikal ucapan dan tindakan) dan revolusioner, karena berpotensi mengancam keutuhan bangsa. Cara-cara demikian berpotensi menimbulkan perpecahan bangsa, karena pasti akan mendapat perlawanan dari kelompok nasionalis dan non muslim. Kaidah fiqh-nya, "menolak kehancuran lebih didahulukan daripada mengambil kemaslahatan".

Alhasil, jadilah NU kaffah. Jangan NU setengah. Setengah wahabi, setengah HTI, setengah PKS, apalagi setengah gila.. hehe Caranya dengan memahami dan mempelajari sejarah NU, Aswaja An-Nahdliyah, Nilai Dasar dan Perjuangan NU, ideologi NU, garis politik dan kebijakan NU, serta profil dan kiprah kiai-kiai dan tokoh-tokoh NU yang telah memberi warna dalam sejarah perjalanan bangsa ini. [dutaislam.com/gg]

Artikel ini telah terbit di beberapa media, 
seperti forum detik, arrahmah.co.idnahdliyin.id, muslimoderat, dan lain-lain.
Redaksi menyajikannya kembali, karena dinilai masih relevan.

Friday, 31 July 2020

Turnamen Bola Voly Ansor CUP 2020


Alhamdulillah, untuk pertama kalinya PAC GP Ansor Bantarkawung mengadakan Turnamen Bola Voly Ansor CUP 2020. Kegiatan ini diikuti oleh 27 TIM dari Ranting GP Ansor se Kec. Bantarkawung. Berikut data selengkapnya :

NAMA KEGIATAN            Ansor CUP 2020 PAC GP ANSOR BANTARKAWUNG

PELAKSANAAN     : Rabu, 8 Juli 2020

JAM                           : 09.00 s/d 24.30 WIB

TEMPAT                   : SMK Ma’arif NU 01 Bantarkawung

PESERTA                 : 27 Tim dari Ranting GP Ansor se Kec. Bantarkawung

1.      Ranting Pangebatan 2 Tim

2.      Ranting Kebandungan 2 Tim

3.      Ranting Terlaya 2 (Cikuning) 2 Tim

4.      Ranting Tambakserang 2 (Sukasari) 2 Tim

5.      Ranting Karangpari Atas 2 Tim

6.      Ranting Karangpari Bawah 2 Tim

7.      Ranting Telaga 1 Tim

8.      Ranting Bangbayang 1 (Girang) 1 Tim

9.      Ranting Bangbayang 2 (Hilir) 1 Tim

10.  Ranting Sindangwangi 6 Tim

11.  Ranting Bantarkawung 2 Tim

12.  Ranting Pakiringan 1 Tim

13.  Ranting Jipang 1 Tim

14.  Ranting Mayana 2 tim

 

HADIAH                    : 1. Juara 1 : Tropi + Uang Pembinaan Rp. 1.200.000

                                      2. Juara 2 : Tropi + Uang Pembinaan Rp. 800.000

                                      3. Juara 3 : Tropi + Uang Pembinaan Rp. 600.000

                                      4. Uang Pembinaan Rp. 400.000

 

HASIL                        : 1. Juara 1 : Anteb – Ranting Terlaya 2 (Cikuning)

                                      2. Juara 2 : Ranting Kebandungan

                                      3. Juara 3 : Ranting Tambakserang 2 (Sukasari)

                                      4. Juara 4 : Ranting Tambakserang 2 (Sukasari)


DOKUMENTASI DARI MULAI PERSIAPAN





















Tuesday, 28 April 2020

Donatur Banser Peduli - Sementara

Selamat Menjalankan ibadah Ramadlan, Semoga senantiasa diberi kemudahan & Keberkahan

Kami mengharapkan bantuan Bapak/Ibu/Sahabat/i untuk menjadi Donatur dalam Kegiatan Berbagi Sembako & Takjil Buka Puasa bersama Banser Peduli, tanggal 16-17 Mei 2020. Donasi bisa uang, sarimi, telur atau beras. Target 500 Paket sembako

Alhamdulillah, yang sdh ikrar, Sbb:
1. Ali Yasin 100
2. K.Isro M 50
3. Adi Aoladi 50
4. Muhyidin 100rbu
5. jimly 100 rbu
6. muhlisin 200 rb
7. Pa Jen 50
8. Joharudin BJS 100
9. Pa Dahyono Siap
10. Didik ms 50
11. Riyan Tanjung 100
12. Abah Amin SIAP.
13. Kang Dede Komarudin bby 50
14. Toko Azmi cikuning 100 + Sarimi 2 Dus
15. A. Faizin Siap
16. Yulika Cell 100
17. Pa Abdul Makin 100
18. Hasan Cogreg 50
19. Angga 50
20. Kang Aep 50 be hela
21. NU Tulen PRS 50
22. H. Maktal 100
23. Pa Hartoyo 100
24. Pa Aenuri Siap
25. Pa Agus P Ppt PBT 100
26. Pa Faozi Sawangan 100
27. Bu Tuminah 50
28. Kyai Afifudin 100
29. Fahmi Balapulang 100
30. Ibu Tursiyati 200
31. Abdillah 50
32. S. Ardi Rahman 300
33. Uli Nisa Muhiban 100
34. Surdi 50
35. Mas Izzu 100
36. Mang Imron 100
37. H. Lukman 200
38  Marlinda 200
39 Ndan Aweng 100
40.

Mudah2an semuanya diberi Kemudahan & Keberkahan, Aamiin

Monggo dilanjut....

Penjemputan Ikrar mulai tanggal 4 Mei,

Cp :
Didi HS 0838-3715-8108
Pasa 0838-6597-1728
Ali Yasin 083105116868

Bit.ly/ansorbantarkawung

Friday, 24 April 2020

Menjaga nyawa lebih diutamakan dari pada menjaga agama


Ulama sedunia ini sepakat bahwa shalat Jumat yang menjadi sumber penyebaran dan penularan wabah harus ditiadakan dan dilburkan sementara waktu. Meskipun aslinya shalat Jumat itu hukumnya fardhu 'ain bagi laki-laki mukmin, aqil, baligh, muqim, dan sehat. Namun karena sudah dipastikan bahwa berkumpulnya kita dalam shalat Jumat itulah yang menjadi sumber penyebaran, maka kepentingan agama dalam hal ini dikalahkan dengan kepentingan menjaga nyawa manusia.

Kaidahnya perlu diluruskan ulang agar tidak terbalik, menjadi :
حفظ النفس مقدم من حفظ الدين
Menjaga nyawa lebih diutamakan dari pada menjaga agama.

Namun sebenarnya tanpa sadar kita semua tahu bahwa dalam banyak kasus, syariat Islam memang demikian, tidak mendahulukan kepentingan agama atau kepentingan Allah. Sebaliknya justru malah mendahulukan kepentingan manusia.
Mengapa demikian? Dan bagaimana hal itu terjadi?
Berikut ini saya sampaikan beberapa contoh kasus yang sudah terbukti dan kita sepakati semua.
1. Keringanan Boleh Mengaku Kafir
Ketika Amr bin Yasir dipaksa mengucapkan kata-kata kufur dengan ancaman mau dibunuh, maka Allah SWT memberikan keringanan. Tidak mengapa mengaku telah murtad dan kafir, asalkan di dalam hatinya masih beriman.
مَنْ كَفَرَ بِاللَّهِ مِنْ بَعْدِ إِيمَانِهِ إِلَّا مَنْ أُكْرِهَ وَقَلْبُهُ مُطْمَئِنٌّ بِالْإِيمَانِ وَلَٰكِنْ مَنْ شَرَحَ بِالْكُفْرِ صَدْرًا فَعَلَيْهِمْ غَضَبٌ مِنَ اللَّهِ وَلَهُمْ عَذَابٌ عَظِيمٌ
Barangsiapa yang kafir kepada Allah sesudah dia beriman (dia mendapat kemurkaan Allah), kecuali orang yang dipaksa kafir padahal hatinya tetap tenang dalam beriman (dia tidak berdosa), akan tetapi orang yang melapangkan dadanya untuk kekafiran, maka kemurkaan Allah menimpanya dan baginya azab yang besar. (QS. An-Nahl : 106)
2. Boleh Makan Yang Haram
Bangkai itu najis dan haram dimakan, namun ketika dalam keadaan darurat dan taruhannya adalah nyawa, Allah SWT justru mengizinkan kita makan yang sebenarnya haram.
إِنَّمَا حَرَّمَ عَلَيْكُمُ الْمَيْتَةَ وَالدَّمَ وَلَحْمَ الْخِنْزِيرِ وَمَا أُهِلَّ بِهِ لِغَيْرِ اللَّهِ ۖ فَمَنِ اضْطُرَّ غَيْرَ بَاغٍ وَلَا عَادٍ فَلَا إِثْمَ عَلَيْهِ ۚ إِنَّ اللَّهَ غَفُورٌ رَحِيمٌ
Sesungguhnya Allah hanya mengharamkan bagimu bangkai, darah, daging babi, dan binatang yang (ketika disembelih) disebut (nama) selain Allah. Tetapi barangsiapa dalam keadaan terpaksa (memakannya) sedang dia tidak menginginkannya dan tidak (pula) melampaui batas, maka tidak ada dosa baginya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS. Al-Baqarah : 173)
3. Boleh Tidak Puasa
Orang sakit dan dalam perjalanan serta orang yang tidak mampu berpuasa, maka Allah SWT izinkan untuk tidak berpuasa di bulan Ramadhan, dengan masing-masing konsekuensinya.
فَمَنْ كَانَ مِنْكُمْ مَرِيضًا أَوْ عَلَىٰ سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِنْ أَيَّامٍ أُخَرَ ۚ وَعَلَى الَّذِينَ يُطِيقُونَهُ فِدْيَةٌ طَعَامُ مِسْكِينٍ
Maka barangsiapa diantara kamu ada yang sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa) sebanyak hari yang ditinggalkan itu pada hari-hari yang lain. Dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak berpuasa) membayar fidyah, (yaitu): memberi makan seorang miskin.  (QS. Al-Baqarah : 184)
4. Shalat Boleh Dijamak, Qashar, Sambil Duduk bahkan Berbaring
وَإِذَا ضَرَبْتُمْ فِي الأَرْضِ فَلَيْسَ عَلَيْكُمْ جُنَاحٌ أَن تَقْصُرُواْ مِنَ الصَّلاَةِ
Dan apabila kamu bepergian di muka bumi, maka tidaklah mengapa kamu men-qashar shalat.(QS. An-Nisa : 110)
صَل قَائِمًا فَإِنْ لَمْ تَسْتَطِعْ فَقَاعِدًا فَإِنْ لَمْ تَسْتَطِعْ فَعَلَى جَنْبِكَ
Dari Imran bin Hushain berkata,”Aku menderita wasir, maka aku bertanya kepada Rasulullah SAW. Beliau bersabda,”Shalatlah sambil berdiri, kalau tidak bisa, maka shalatlah sambil duduk. Kalau tidak bisa, shalatlah di atas lambungmu. (HR. Bukhari)
Dan masih banyak lagi contoh-contoh kasus dimana kepentingan agama dikalahkan oleh kepentingan mashlahat kemanusiaan.
Lalu muncul pertanyaan, mengapa hal seperti ini boleh terjadi?
Ada banyak jawabannya, salah satunya bahwa Allah SWT sendiri yang menghendaki demikian. Bahwa perintah-perintah Allah untuk kepentingan agama itu bisa lebih fleksibel ketimbang kepentingan kemashalahatan sesama manusia.
Rahasianya karena ketika perintah untuk menyembah Allah SWT dikalahkan dengan peintah menjaga kepentingan manusia, maka Allah SWT sama sekali tidak dirugikan. Bahkan meski seluruh manusia tidak ada yang menyembah Allah sekalipun, Allah SWT sama sekali tidak rugi, dan tidak pernah turun kekuatannya.
Sebaliknya, ketika kita menabrak kepentingan manusia dengan alasan untuk menyembah Allah, maka manusia akan sangat dirugikan.
Oleh karena itu justru Allah SWT sendiri yang 'mengalah' untuk kepentingan manusia.
Ketika shalat Jumat itu menjadi ajang yang akan menimbulkan penyakit dan kematian buat manusia, maka kewajiban shalat Jumat yang merupakan kepentingan Allah bisa dikalahkan demi kepentingan umat manusia.
Sedangkan ayat-ayat yang digunakan tentang pentingnya kita mengejar akhirat dengan meninggalkan kepentingan duniawi, harus juga dibacara secara utuh. Sebab di ayat yang lain pun Allah SWT memerintahkan kita untuk tidak melupakan kepentingan duniawi kita sendiri.
وَابْتَغِ فِيمَا آتَاكَ اللَّهُ الدَّارَ الْآخِرَةَ ۖ وَلَا تَنْسَ نَصِيبَكَ مِنَ الدُّنْيَا ۖ وَأَحْسِنْ كَمَا أَحْسَنَ اللَّهُ إِلَيْكَ ۖ وَلَا تَبْغِ الْفَسَادَ فِي الْأَرْضِ ۖ إِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ الْمُفْسِدِينَ
Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (kenikmatan) duniawi  (QS. Al-Qashash : 77)
Maka dalam hal memilih mana yang lebih didahulukan, apakah kepentingan agama ataukah kepentingan mashalahat manusia, jawabannya adalah kepentingan maslahat manusia.
Ketika kita tidak shalat Jumat, niatnya sama sekali bukan mau menentang perintah Allah. Sebaliknya, justru karena kita taat kepada Allah untuk menghindari hal-hal yang merusak dan beresiko kepada nyawa kita. Dan Allah SWT berfirman :
وَلاَ تُلْقُواْ بِأَيْدِيكُمْ إِلَى التَّهْلُكَةِ وَأَحْسِنُوَاْ إِنَّ اللّهَ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ
Dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan, dan berbuat baiklah karena sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik. (QS. Al-Baqarah: 195)
وَلاَ تَقْتُلُواْ أَنفُسَكُمْ إِنَّ اللّهَ كَانَ بِكُمْ رَحِيمًا
Dan janganlah kamu membunuh dirimu sendiri. Sesungguhnya Allah sangat mengasihi kamu. (QS. An-Nisa: 29)

Wallahu a'lam bishsahwab
Ahmad Sarwat, Lc.,MA

Monday, 20 April 2020

Banser Peduli

MenyambutBulan Ramadhan dan Harlah GP Ansor, Pengurus dan anggota Gerakan Pemuda (GP) ANSOR dan Satuan BANSER kecamatan Bantarkawung, mempunyai program "BANSER PEDULI", berbagi SEMBAKO dan paket takjil berupa makanan dan minuman yang akan dilaksanakan pada tanggal 16-17 Mei 2020.
Tujuan dari Kegiatan ini adalah untuk bisa meningkatkan solidaritas antar sesama dan membangun kesolidan antar anggota Banser. Kegiatan ini akan dikoordinir langsung oleh Wakil kasatkoryon Banser Bantarkawung Sahabat Didi Hadi Sutriono dan melibatkan sahabat-sahabat banser yang lain.

Maka dari itu, kami memohon kepada semua sahabat donatur untuk bisa langsung membantu dan berpartisipasi dalam kegiatan Banser Peduli.



Friday, 3 April 2020

Banser Mengabdi dalam Posko Covid 19 Kec. Bantarkawung



Pemerintahan Kecamatan Bantarkawung terus berupaya mencegah masuknya virus Corona. Salah satu ikhtiarnya adalah dengan menjaga pintu masuk menuju wilayah Kecamatan ini. Dalam hal tersebut, Barisan Ansor Serbaguna atau Banser turut membantu pemerintah setempat dengan bergabung bersama petugas medis, TNI/Polri dan para relawan di pintu masuk Dukuh Buaran, Desa Pangebatan.    “Kami membantu petugas menjaga posko, mengatur lalu lintas dan memastikan petugas medis melakukan pengecekan terhadap warga yang masuk ke Wilayah kecamatan Bantarkawung,” kata Munif H, selaku Kasatkoryon Banser Bantarkawung, Senin (30/3).



Wednesday, 29 January 2020

Laporan Keuangan Kemah Bakti

Untitled Document
Puji Syukur ke hadirat Allah SWT semoga kita senantiasa berada dalam lindungan-Nya, shalawat serta salam mudah-mudahan Allah SWT limpahkan kepada junjungan kita semua yakni Baginda Rasulullah SAW. Teriring do’a dari kami, semoga Bapak/Ibu/Sahabat/i dalam keadaan sehat wal’afiat dan tidak kurang suatu apapun juga. Amin Ya Rabbal ’Alamin.
Alhamdulillah, Salah satu program kerja Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Bantarkawung adalah Kemah Bakti. Kegiatan ini telah selesai dilaksanakan dengan lancar dan sukses, dengan mempunyai sejuta harapan, diantaranya untuk meningkatkan soliditas dan solidaritas ansor banser menuju satu Abad Nahdlatul Ulama. Kegiatan ini juga tidak lepas dari misi terwujudnya kepengurusan GP Ansor tingkat anak cabang dan ranting yang solid dan memiliki kapasitas dan kemampuan yang andal. Dengan begitu, mereka nantinya siap mengawal dan menjadi dinamisator organisasi GP Ansor.

Berbagai kekurangan yang ada di dalam pelaksanaan kegiatan ini, kami mewakili kepanitiaan mengucapkan permohonan maaf yang sebesar-besarnya. Dan kami ucapkan terima kasih dan penghargaan yang luar biasa kepada:
1.      Pengurus Ranting NU Kebandungan
2.      Pimpinan Ranting Muslimat Kebandungan
3.      Pimpinan Ranting Fatayat Kebandungan
4.      Pimpinan Ranting GP Ansor Kebandungan
5.      Pimpinan Ranting GP Ansor se Kec. Bantarkawung
6.      PAC GP Ansor Bantarkawung.
7.      MWCNU Bantarkawung
8.      PAC Muslimat Bantarkawung
9.      PAC Fatayat Bantarkawung
10.  Kepala Desa Kebandungan
11.  Segenap Donatur dan semua pihak yang telah membantu kesuksesan kegiatan Kemah Bakti Angkatan I PAC GP Ansor Bantarkawung.


Demikian pengantar dari kami, semoga bermanfaat dan mohon maklum atas segala kesalahan.


LAPORAN KEUANGAN
A. PEMASUKAN
No URAIAN TOTAL
1 Iuran Peserta Rp. 2.183.000
2 Donatur Rp. 3.953.500
  TOTAL Rp. 6.136.500

B. PENGELUARAN

No URAIAN BESARAN
1 1 rim HVS F4 Rp.     43.000
2 Kalung cocard 300 x @Rp 950 Rp.   285.000
3 Kokard B3 260 x @Rp 1000 Rp.   260.000
4 Kokard B4 40 x @Rp 1100 Rp.     44.000
5 Kertas sampul polos 70 x @Rp 700 Rp.     49.000
6 Sertifikat 300 x @Rp 450 Rp.   135.000
7 Tinta epson black Rp.     35.000
8 Amplop besar 1 pak Rp.     20.000
9 Trophy kaki 4 Rp.   400.000
10 Plakat kemah bakti Rp.     85.000
11 Spanduk 3 lembar (400x100) x 92000 Rp.   276.000
12 Spanduk 1 lembar (400x200) Rp.   184.000
13 Spanduk 1 lembar (300x100) Rp.     69.000
14 Design 2 spanduk Rp.     30.000
15 Pemasangan spanduk Rp.   110.000
16 Survey dan gladi bersih tempat ke kebandungan Rp.   120.000
17 Kerja lemburan Rp.     80.000
18 Senar/kenur Rp.       7.000
19 Benang Jagong putih 2 x @ Rp 3000 Rp.       6.000
20 Bola Plastik 4 x @ Rp 5000 Rp.     20.000
21 Ring jendela 3 x @Rp 2500 Rp.       7.500
22 Amplop kecil 10 x @Rp 500 Rp.       5.000
23 Bensin api unggun Rp.     20.000
24 Rokok Dji sam soe tukang layos 2 x @ Rp 22500 Rp.     45.000
25 Gelas Aqua kosong Rp.       8.000
26 Petasan 4 x @Rp 25000 Rp.   100.000
27 Tali rapia Rp.     15.000
28 Lilin + hansaplast Rp.       3.000
29 Sewa Mobil bby - kebandungan Rp.   100.000
30 Bengkel motor Rp.     10.000
31 Transport bmy pembelian barang Rp.     20.000
32 Sewa Mobil Kbandungan - bby Rp.   100.000
33 Sewa 1 paket layos, sound sistem, kursi meja  Rp.   1.500.000
34 Galon 4 x 5000 Rp.     20.000
35 Pembina upcra pembukaan Rp.   200.000
36 Koramil 2 x @ Rp 150000 Rp.   300.000
37 KATIBMAS 3 x Rp 100000 Rp.   300.000
38 Rokok Rp.     73.000
39 Beli kabel Rp.   250.000
40 Gas kompor Rp.     29.000
  TOTAL
Rp.   5.363.500

C. REKAP
A.    Pemasukan             Rp. 6.136.500
B.     Pengeluaran           Rp. 5.363.500
Sisa                       Rp.   773.000

Bantarkawung, 8 Januari 2020

Rijki MA (Ketua Panitia)
Oja Al Paoja, S.Pd (Bendahara)
Mengetahui, Ketua PAC GP Ansor Bantarkawung
Moch. Ali Yasin, S.Kom


Saturday, 4 January 2020

Marhaba Keliling di Cogreg, Ranting Cibentang 1



 Dalam rangka silaturohmi dan pembinaan rutin Ranting, PAC GP Ansor Bantarkawung mengadakan Marhaba Keliling. Kegiatan ini dilaksanakan rutin setiap bulan dari ranting ke ranting.

Marhaba Keliling PAC GP Ansor Bantarkawung kali ini bertempat di Masjid Nurul Iman, Dukuh Cogreg, Ranting Cibentang 1.
Kamis, 28 No 2019





Pelantikan Bersama PAC GP Ansor


Pelantikan Bersama PAC GP Ansor wilayah Brebes selatan masa Khidmat 2019-2021 bertempat di Lapangan Desa Pruwatan, Kec. Bumiayu (24/12/2019 ) oleh Sahabat Munsip dari PW GP Ansor Jawa Tengah. Sahabat Munsip pada kesempatan ini tak lupa menyampaikan selamat atas pelantikan pengurus cabang GP Ansor Kabupaten Brebes masa Khidmat 2019-2021 Semoga dengan Komposisi yang baru ini kiprah , sumbangsih sekaligus kinerja GP Ansor di Kab Brebes ini semakin meningkat, khususnya bagi kemajuan Pembangunan di Kab Brebes. Disamping itu kita juga terus berharap organisasi kemasyarakatan yang tumbuh dan berkembang seiring dengan perkembangan bangsa ini agar dapat meningkatkan citra diri sebagai sebuah organisasi berbasis keislaman yang memiliki kepekaan yang tinggi terhadap berbagai permasalahan yang muncul di tengah masyarakat, khususnya di Kabupaten Brebes.

Berbagai tantangan di tengah masyarakat sudah sepatutnya menjadi prioritas pula bagi setiap organisasi. Karena kerjasama ini adalah wujud sinergitas seluruh elemen baik Pemerintah, masyarakat dan juga sektor swasta.

Tuesday, 24 December 2019

Donatur Kemah Bakti

Daftar Donatur

Alhamdulillah berikut yang sudah berpartisipasi dalam Kegiatan Kemah Bakti PAC GP Ansor Kec. Bantarkawung, 28-29 desember 2019 di Kebandungan.

DAFTAR DONATUR

NO
DONATUR
BESAR NOMINAL
1
Kyai Aep Bunyamin
50.000
2
Ali Yasin
 50.000
3
Kyai Isro Mi’roj
50.000
4
Wawan Kumis Bantarkawung
50.000
5
Abah Agus
50.000
6
Didik MS
200.000
7
Nyai Fuadah
50.000
8
Niam Abdala Naufal (Deden)
50.000
9
Jamil Pengarasan
100.000
10
Salim Kumis
50.000
11
Faizin
100.000
12
Muhlisin
50.000
13
Bang Nurosid
100.000
14
Bpk Jen Pujianto
50.000
15
K. Nadir
50.000
16
Cak Aqim
300.000
17
Gus Afif
50.000
18
Joharudin
50.000
19
Sibro M
200.000
20
Bpk Wahidin
100.000
21
Hamba Allah
50.000
22
Hizbulloh Nawaf
50.000
23
Sahabat Kita
100.000
24
Rizki Nasional
50.000
25
Bpk. Aenuri
100.000
26
Bpk. Dahyono
200.000
27
MH Aenul Makin
50.000
28
Ajudan Mbah Hasyim
100.000
29
Ustadz Abror
100.000
30
Ustadz Yusuf AH
50.000
31
Andi Banser
50.000
32
Ust Fahrul Cibentang
50.000
33
KH. Hasbullah
100.000
34
Sahabat Johan
50.000
35
Sahabat Aen Isnaeni
50.000
36
Sahabat Burhan
50.000
37
Sahabat Arif Awaludin bby hilir
200.000
38
Abah Amin M
53.500
39
Ibu Idoh
50.000
40
H. Lukman Buaran
150.000
41
Ky. Azis cikuning
100.000
42
Ust Haris Kebandungan
100.000
43
Ndan Aweng
50.000
44
Fatayat NU Kebandungan
200.000
45
Pa Adi aoladi
50.000
46
Ibu Ela Buaran
50.000

TOTAL
3,903,500

DAFTAR IURAN RANTING

No
DONATUR
BESAR NOMINAL
1
Ranting Subulassalam 1
100.000
2
Ranting Karangpari bwh
100.000
3
Ranting Ciomas
153.000
4
Ranting Terlaya 2
150.000
5
Ranting Terlaya 1
80.000
6
Ranting Karangpari Atas
300.000
7
Ranting Pangebatan
150.000
8
Ranting Bangbayang Hilir
330.000
9
MA Assalam Buaran
100.000
10
Ranting Mayana
100.000
11
SMK Poncol
310.000
12
Ranting Bantarkawung
60.000
13
Ranting Telaga
200.000
14
lain-lain
50.000
TOTAL
2.183.000

  • DONATUR NON TUNAI
    1. Sibro Mulisi 1 dus sarimi
    2. Kyai Amin M 3 Sarung
    3. KH. Hasbullah 2 Sarung + 1 Sajadah
    4. Kyai Afifudin 1 Dus Sarimi
    5. Kya Azis (Ibu Iim) 1 Dus Sarimi + 3 Dafa
    6. Kyai Isro M 3 Baret Banser + Sarung + Kaos Banser
    7. PAC GP Ansor BTK 8 Kaos seragam + 2 Dus
    8. PAC Fatayat 2 Dus Sarimi
    9. Subulassalam 1 dus Sabun + Rinso
    10. Kyai Agus M 2 Dus Sarimi
    11. Ustad Haris Kbd Sarung + Samping
    12. Peserta 17 Kantong Beras (2 Kg) + 100 Bungkus sarimi
    13. Kyai Makto 20 Tok Snak
    14. Ustad Tarhid 20 Tok Snak
  • Jazakumulloh Ahsanal Jaza, Mudah2an Allah SWT membalas kebaikan semuanya, dan mudah2an diberikan keturunan yang soleh solehah... Aamiin.
    Ketua Panitia : Rijki MA
    Sekretaris : Dudung M
    Bendahara : Oja Al Paoja
    Mengetahui,
    Ketua PAC GP Ansor Bantarkawung
    Moch. Ali Yasin

    Thursday, 20 December 2018

    TURBA Ansor Banser

    Guna mensosialisasikan kegiatan PKD DIKLATSAR KE 2, PAC Gerakan Pemuda Ansor NU Kec. Bantarkawung beserta Panitia melakukan Turba (turun ke bawah) ke  semua Ranting GP Ansor se kec. Bantarkawung.

    Ketua umum PAC GP Ansor Bantarkawung Ahmad Faizin mengatakan kegiatan Turba dimaksudkan untuk menambah hubungan silaturrahim dan sosialisasi kegiatan PKD DIKLATSAR ke 2 yang akan dilaksanakan tanggal 4-6 Januari 2019 di Dukuh Cikuning,  Desa Terlaya.

    Dalam Turba yang dilaksanakan tanggal 1 & 15 Desember 2018, selain diikuti sekretaris PAC GP Ansor Ali Yasin, Bendahara PAC Riyan F juga diikuti beberapa panitia seperti sahabat Rizki M (Ketua), Ndan Daman,  Ndan Didi dan Ndan Ramdani. Adapun tujuan TURBA adalah Ranting Legok,  Bojongneros, Mayana, Terlaya 2, Cibentang 2, Banjarsari & Cimerak.










    Wednesday, 19 December 2018

    KARYA-KARYA K.H. HASYIM ASY’ARI



    KARYA-KARYA K.H. HASYIM ASY’ARI

    Salah satu ciri khas yang membedakan Kiai Hasyim dengan para ulama pada umumnya adalah kegemarannya mengarang kitab. Tradisi ini sebenarnya merupakan salah satu tradisi yang berkembang sejak lama di kalangan para ulama terdahulu. Ulama identik dengan seorang cerdik cendikia yang kerap mewariskan ilmu dan amal. Ulama mewariskan amal melalui pengabdian kepada umat, sedangkan ilmu diwariskan melalui kitab-kitab yang dikarangnya. Kiai Hasyim telah membuktikan dirinya sebagai sosok ulama yang mampu mewariskan kedua hal tersebut, ilmu dan amal. Karnya- karyanya telah membentuk sebuah karakter keberagaman yang khas Indonesia, yang mampu beradaptasi dengan kebudayaan lokal dan tradisi-tradisi yang berkembang, khususnya tradisi Jawa.
    Adapun karya-karya Kiai Hasyim yang berhasil didokumentasikan, terutama oleh cucunya, almarhum Isham Hadziq, adalah sebagai berikut: al-Tibyân fî al-Nahy ‘an Muqât } a‘ât al-Arh } âm wa al-Aqârîb wa al-Ikhwân, Muqaddimah al-Qanûn al-Asâsî lî Jam‘îyat Nahd } atal-‘Ulamâ, Risâlah fî Ta’kîd al-Akhdh bi Madhhab al-A’immah al-Arba‘ah, Mawâ’idh, Arba‘în H { adîthan Tata‘allaq bi Mabâdi’ Jam‘îyat Nahd } at al- Ulamâ, al-Nûr al-Mubîn fî Mah } abbah Sayyid al-Mursalîn, al-Tanbihât al- Wâjibât li man Yas } na‘ al-Mawlid bi al-Munkarât, Risâlah Ahl al-Sunnah wa al-Jamâ‘ah fî H } adîth al-Mawtâ wa Shurût } al-Sâ’ah wa Bayân Mafhûm al- Sunnah wa al-Bid‘ah, Ziyâdat Ta‘lîqât alâ Mandhûmah Shaykh ‘Abd Allâh b. Yâsin al-Fâsuruanî, Dwa’ al-Mis } bâh fî Bayân Ah } kâm al-Nikâh } , al-Dhurrah al-Muntashirah fî Masâil Tis‘ Asharah, al-Risâlah fî al-‘Aqâid, al-Risâlah fî al- Tasawuf, Adâb al-‘Âlim wa al-Muta‘allim fî mâ Yah } tâj ilayh al-Muta‘allim fî Maqâmât Ta‘lîmih, Hâshiyât ‘ala Fath } al-Rah } mân bi Sharh } Risalât al-Walî Ruslân li Shaykh al-Islâm Zakarîyyâ al-Ans } ârî, al-Risâlat al-Tawh } îdîyah, al- Qalâid fî Bayân mâ Yajib min al-‘Aqâ’id, al-Risâlat al-Jamâ‘ah, Tamyûz al- H { aqq min al-Bât } il, al-Jasûs fî Ah } kâm al-Nuqûs } , dan Manâsik Sughrâ.

    Tidak bisa diragukan, Kiai Hasyim adalah sosok yang sangat istimewa, perjalanan hidupnya dihabiskan untuk beribadah, mencari ilmu, dan mengabdi bagi kemuliaan hidup. Keseluruhan perjalanan hidupnya dapat dijadikan lentera yang akan menyinari hati dan pikiran para penerusnya untuk melakukan hal serupa. Meskipun harus diakui tidak mudah untuk melakukannya, setidaknya akan muncul komitmen untuk mencintai ilmu dan menebarkan untuk kemajuan umat. Solichin Salam (1963) memberikan kilasan terhadap kepribadian Kiai Hasyim yang menarik untuk direnungkan, “Kebesaran Kiai Hasyim tidak dalam lapangan politik karena memang bukan di sanalah tempatnya. Dia bukanlah seorang politikus, negarawan pun tidak. Kiai Hasyim bukan pula seorang organisator ataupun orator ulung, melainkan dia adalah seorang ulama besar yang kaya ilmu serta berjiwa “besar”.
    Dengan demikian, Kiai Hasyim merupakan seorang ulama yang menjadikan ilmu sebagai jembatan untuk mencerdaskan umat. Adapun perjuangan dalam mewujudkan kemerdekaan merupakan bagian dari komitmennya untuk menjadikan bangsa ini berdaulat dan terbebas dari belenggu penjajah. Tidak dielakkan lagi, Kiai Hasyim adalah ulama yang peduli umat dan bangsa.

    Galeri Photo



    LEMBAGA EKONOMI ANSOR BANTARKAWUNG

    Mari biasakan belanja di orang-orang kita. Karena dengan begitu kita bisa saling membantu sesama KADER NU dan sekaligus beramal di Nahdlatul Ulama

    Menyediakan segala atribut NU, Pakaian NU,
    minat Hubungi : Kyai Isro Mi'roj
    Alamat Bangbayang, Komplek PONPES Bustanul Arifin
    HP : 0813-9106-8569
    (Melayani antar jemput)



    Melayani Jahit segala pakaian
    Minat Hubungi : Sahabat Ruhanto
    Alamat Waru.
    HP : 0838-4488-8181
    (Melayani antar jemput)



    Aneka KERAJINAN TANGAN
    Minat Hubungi : Sahabat Adi Aoladi
    Alamat Bangbayang.
    HP : 0852-2617-8247
    (Melayani antar jemput)