Rutinan Ahad PON

Tahlil dan Kajian Rutin Kitab Risalah Aswaja, Kitab Karya Mbah Hasyim ASy'ari

Berkah Ramadlan Bersama GP Ansor

Kegiatan Sosial yang akan dilaksanakan oleh PAC GP Ansor Bantarkawung seperti Santunan Fakir Miskin, Yatim piatu dan berbagi Takjil di Bulan Ramadhan.

Bakti Negeri dalam Satgas Covid 19

Kegiatan Satgas Covid 19 yang dilaksanakan Muspika melibatkan ormas-ormas termasuk Sahabat Banser.

Monday, 17 May 2021

Tarling di Jetak, Ranting Sindangwangi



Alhamdulillah pada ramadlan kali ini, kita bisa melaksanakan kegiatan Tarawih Keliling di Masjid Jami Dukuh Jetak Desa Sindangwangi. kegiatan ini dilaksanakan tanggal 4 Mei 2021.







Ramadlan Berkah Bersama GP Ansor



Alhamdulillah PAC GP Ansor Kembali bisa melaksanakan kegiatan Berbagi di Bulan Ramadlan. Kegiatan ini selain memanfaatkan momen bulan ramadlan, juga memperingati Harlah GP Ansor yang ke 87. Pelaksanaan Kegiatan dimulai tanggal 3 Mei - 5 Mei 2021






Thursday, 15 April 2021

Penyalutan Bibit Pohon Sengon

Gerakan penanaman pohon yang dilakukan oleh PAC GP Ansor Bantarkawung merupakan aksi nyata dalam menyelamatkan hutan, tanah, dan air. Aksi tersebut juga untuk memulihkan kondisi daerah aliran sunga. Kegiatan tersebut sekaligus membangun kesadaran masyarakat untuk lebih aktif menanam pohon dan merawatnya.




Parasi, 31 Maret 2021


Ziaroh Keliling Para Muasis NU Bantarkawung Edisi ke-1

Makam KH. Abdussalam, Buaran

Dalam rangka Memperingati HARLAH NU yang ke 95, Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor (PAC GP Ansor) Kecamatan Bantarkawung menggelar refleksi perjuangan ulama. Hal itu diwujudkan dengan ziarah kubur keliling kepada para muassis (pendiri) NU di Kecamatan Bantarkawung.

Ziarah keliling pada muassis NU dilaksanakan pada hari Ahad Pon (28/2/2021). Sejumlah Makam dikunjungi satu per satu.

Makam KH. Eno Kaelani, Bangbayang

Ziarah diawali menuju maqbaroh atau makam para ulama NU diantaranya KH. Abdul Salam di Buaran. Disusul menuju maqbaroh KH. Eno Kaelani di area Ponpes Bustanul Arifin Bangbayang. Selanjutnya Ke Makam KH. Mubin di Bantarkawung, dan terakhir ke makam KH. Zaenudin Ali di Parasi.

“Ziarah ini sebagai upaya meneladani perjuangan para tokoh agama NU yang berkiprah di Kecamatan Bantarkawung. Dalam peringatan Harlah NU diharapkan para Ansor Banser bisa mengikuti segala kiprahnya,” ujar Ali Yasin, Selaku Ketua PAC GP Ansor Kec. Bantarkawung, Ahad (28/2).

Pada Kesempatan kali ini, menurut Sahabat Ketua PAC GP Ansor Kecamatan Bantarkawung, Ali Yasin, kegiatan ziarah muassis NU hanya mampu mengunjungi 4 maqbaroh muassis NU. Dan Insya Allah untuk kesempatan berikutnya akan ziaroh ke para muasis yang lain. 

Klik link ini untuk lihat videonya

Makam KH. Zaenudin Ali, Parasi

Makam KH. Ali Mubin, Bantarkawung



Wednesday, 24 March 2021

Banser Bantarkawung Brebes Perkuat Penanganan Bagana



Selama dua hari yakni Sabtu dan Ahad, 13-14 Februari 2021, PAC GP Ansor Bantarkawung, Brebes, Jawa Tengah, melaksanakan pelatihan Banser Tanggap Bencana (Bagana). Pelatihan berlangsung di Desa Waru, Kecamatan Bantarkawung, diinisiasi oleh Satkoryon Banser Kecamatan Bantarkawung.

Ketua PAC GP Ansor Bantarkawung Moch Ali Yasin menyebutkan, landasan gerak Bagana mengacu pada beberapa dasar hukum antara lain PP No. 21 Tahun 2007 tentang Penyelenggara Penanggulangan Bencana. Pelatihan kali ini diikuti sebanyak 40 peserta anggota Banser dari masing-masing Satkorkel yang ada di Kecamatan Bantarkawung.   "Dikarenakan situasi masih dalam pandemi Covid-19, panitia pelaksana hanya menargetkan maksimal 50 orang peserta saja, dan kegiatan ini juga tetap menerapkan protokol kesehatan," kata Ali Yasin, Ahad (14/2).   Menurut dia, mereka yang tergabung dalam pelatihan ini nantinya juga direkomendasikan untuk mengikuti pelatihan lanjutan, yaitu Diklatsus Bagana baik di tingkat Pimpinan Cabang (PC) maupun Pimpinan Wilayah (PW). Tujuannya agar mereka memiliki kompetensi dan keterampilan khusus di bidang penanganan kebencanaan seperti water rescue, vertical rescue, trauma healing, dan lain-lain.   "Para peserta pelatihan juga terus dimotivasi agar selalu tanggap dan berkontribusi nyata di setiap ada bencana di mana pun dan kapan pun terjadi, mengingat kita ada untuk kemanusiaan," ungkap Ali Yasin.


Selengkapnya bisa klik link dibawah ini



Klik link berikut ini juga Bagana hadapi bencana  atau PAC GP Ansor Bantarkawung








Bimbingan dan Pelatihan Budidaya PORANG



Alhamdulillah, pada hari Ahad, 21 Maret 2021, Jam 09.00 WIB s/d selesai di Aula Ponpes Raudlotussuada telah dilaksanakan Bimbingan dan Pelatihan Budidaya Porang yang bekerja sama dengan LPP NU Kab. Brebes. Kegiatan ini dihadiri oleh sekitar 40 orang yang berpropesi petani yang berasal dari ranting-ranting GP Ansor se Kec. Bantarkawung.  Kegiatan ini bertujuan untuk kembali menunjukan betapa pentingnya PETANI di Indonesia dan memperkenalkan manfaat dari Porang. Petani adalah penolong negeri, inilah pesan dari Mbah Hasyim Asy'ari.

Selanjutnya, setiap peserta berhak menerima Bibit porang dengan memenuhi syarat-sayat tertentu. Termasuk harus memiliki KARTANU. ..... 




BERKAH RAMADLAN BERSAMA GP ANSOR



 Assalamu’Alaikum Warahmatullohi Wabarakatuh

  

Salam silaturohmi kami sampaikan, semoga Bapak/Ibu/Sahabat/i senantiasa dalam lindungan Allah SWT, dan dimudahkan dalam menjalankan segala aktifitas sehari-hari. Aamiiin

Bersama ini kami sampaikan, bahwa dalam rangka memperingati Harlah GP Ansor yang ke 87 dan memeriahkan bulan suci Ramadhan 1442 H, kami PAC GP Ansor Bantarkawung memiliki program “BERKAH RAMADLAN BERSAMA GP ANSOR”. Kegiatan ini diantaranya yaitu Santuan Fakir miskin, yatim piatu, Berbagi takjil, dan Hotmil Qur’an. Anggaran biaya yang dibutuhkan untuk kegiatan tersebut sebesar Rp. 44.000.000, (Empat puluh empat juta rupiah). Maka dari itu, untuk mewujudkannya kami sangat memerlukan bantuan dari semua pihak. Adapun bantuan yang kami perlukan yaitu bisa berupa Uang, Sarung, Beras Sarim/mie instan atau sembako lainnya. Batas akhir pengumpulan/penyerahan bantuan yaitu tanggal 18 April 2021 di Gedung MWC  NU  Bantarkawung, atau bisa dijemput oleh panitia dengan menghubungi Sahabat Roja Nur Arifin (0823-3292-1922) atau Sahabat Ruskodin (0831-0876-6228) atau bisa via Transfer ke rekening BPD Jateng dengan nomor rekening 307-0197-609 a.n PAC GP ANSOR BANTARKAWUNG.

Demikian permohonan ini kami ajukan, sebagai langkah nyata untuk peduli antar sesama dan mudah-mudahan bisa meringkankan beban masyarakat yang membutuhkan. Atas perhatian dan terkabulnya permohonan ini kami ucapkan Jazaakumulloh Khoiron Katsiron.

 

Wallahul Muwaffiq Ilaa Aqwamith Tharieq

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

 

Ttd. 

Roja Nur Arifin

Koordonator

 

Mengetahui,

Ketua PAC GP Ansor Bantarkawung

Moch. Ali Yasin

 


Monday, 1 February 2021

Rekrutmen Anggota & Pelatihan BAGANA


Manusia merupakan mahluk yang senantiasa memiliki kemampuan untuk berkembang sesuai dengan kapasitas yang dimilikinya, kapasitas yang dimaksud adalah kemampuan dalam system berfikir, mengingat, fisik, dan nilai serta mental. Kemampuan tersebut merupakan bentuk olahan yang harus senantiasa selalu dikembangkan agar berpengaruh positif terhadap kemajuan pribadi manusia bersangkutan. Karena jika kapasitas tersebut tidak berkembang sebagaimana mestinya bukan tidak mungkin akan terjadi kemunduran dalam segi kapasitas berfikir, bertindak berupa kemampuan fisik, dan mental serta nilai-nilai. Salah satu metode yang tepat dalam proses perkembangan tersebut adalah dengan melakukan pendidikan dan pelatihan.

Bantarkawung merupakan salah satu daerah yang rawan bencana. Dan wilayahnya pun teramat luas. Namun, sumber daya manusia yang terampil dan tanggap dalam menangani kebencanaan sangat kurang.

Berdasarkan latar belakang diatas maka kami banser dari Sakoryon Bantarkawung memandang perlu adanya pendidikan dan pelatihan mitigasi bencana bagi para banser khususnya dan umumnya para pemuda yang ada diwilayah bantarkawung. Hal tersbeut dilakukan sebagai bentuk nyata dari upaya prefentif terhadap pengurangan resiko korban jiwa jika suatu bencana terjadi.

Tujuan dari Kegiatan Rekrutmen Anggota dan Pelatihan Tanggap Bencana ini adalah :

1.      Memahami sifat bencana

2.      Memahami tife bencana

3.      Memahami cara-cara dan tindakan mitigasi bencana

4.      Tercipta banyak tenaga profesional dalam penangan bencana.


Kegiatan Rekrutmen Anggota Bagana & Pelatihan Tanggap Bencana ini bertempat di Desa Waru, Sabtu-Ahad 6-7 Februari 2021


 

Monday, 14 December 2020

Ngaji di perbatasan

 Tahlil & Ngaji Kitab Kuning rutinan Ahad Pon kali ini di Cihelet Ranting Sindangwangi, 8 November 2020, Bertempat di Rumah Sahabat Roja Nur Arifin. Pada Kesempatan kali ini yang menjadi Pemateri/Pengkaji Kitab Safinah yaitu Sahabat Duan Riyanto dari Cihelet, Ranting Sindangwangi.





Tahlil & Ngaji Kitab rutinan Ahad Pon di Telaga

Edisi Tahlil dan Ngaji Kitab Kuning di Ranting Telaga, Ahad Pon, 13 Desember 2020, Bertempat di Rumah Sahabat Ikro. Adapun yang menjadi Pengkaji/Pemateri Kitab Safinah yaitu Sahabat Rizal Muhaemin dari Ranting Cibentang 2.





Nada dan Dakwah dalm kegiatan Marhaba di Ranting Pengarasan

MDS Rijalul Ansor, PAC GP ansor Bantarkawung.

Sabtu, 21 Desember 2020, Jam 19.30 WIB di Masjid Nahdlatul Muslimin, Ranting Pengarasan






Senandung cinta dalam Marhaba di Ranting Cinanas

Marhaba & Dakwah Annahdliyah

MDS Rijalul Ansor, PAC GP ansor Bantarkawung.
Sabtu, 24 Oktober 2020, Jam 19.30 WIB di Masjid Attaqwa, Dk. Muara-Ranting Cinanas.







Friday, 9 October 2020

Tahlil & Ngaji di Pertemuan ke 5

 Majelis Dzikir Shalawat Rijalul Ansor, Ahad 4 Oktober 2020, di Cikokol - Jipang..

1. Pimpinan Tahlil : Sahabat Kyai Fahrul dari Ranting Cibentang 2
2. Kajian Kitab Risalah ASWAJA: Kyai Amin Mustaqim








Tahlil & Ngaji Rutin Pertemuan Ke-4

Majelis Dzikir Shalawat Rijalul Ansor, Ahad 30 Agustus 2020, di Ranting Bangbayang Girang, bertempat di Rumah Sahabat Kyai Ade Komarudin (Kang Dede) .

1. Pimpinan Tahlil : Sahabat Ansori dari Ranting Cibentang 1
2. Kajian Kitab Safinah : Sahabat Gus Dani dari Ranting Karangpari Bawah





Saturday, 22 August 2020

Menjadi Nahdliyyin Kaffah: Bukan Rasa Wahabi, PKS, Atau HTI


Saya tertarik dengan tulisan sahabat saya, Ahmad Tsauri, alumni Lirboyo dan murid Maulana Habib Lutfi bin Yahya. Ia menulis:


"...Kita juga akan sangat sulit melakukan gerakan riil jika generasi muda NU sendiri tidak begitu faham pemikiran, ajaran, kearifan, filosofi dan NU secara epistemologis. NU tidak lebih dari sekedar label. Jadi tidak perlu heran kalau ada NU rasa Wahabi, NU rasa HTI, NU rasa PKS, NU rasa Arab dll. Jika NU adalah proses pelembagaan kearifan Islam Indonesia yang mengakomodir otentisitas sekaligus lokalitas maka NU berbagai rasa itu bukan lagi NU. Melestarikan paham NU sama dengan menjaga keutuhan NKRI.."

Sepakat dengan Tsauri, menjadi nahdliyin itu tidak mudah. Jangan kira kalau anda tahlilan, maulid, manaqiban, anda sudah menjadi NU. Maka itu, para ulama NU menambahkan kata an-nahdliyah setelah ahlussunah wal jama'ah. Ini untuk membedakan Aswaja NU dengan Aswaja banyak rasa yang dikatakan Tsauri di atas.

Pengertian Aswaja An-Nahdliyah tidak hanya mencakup aspek amaliah, yaitu mengikuti salah satu dari mazhab 4 dalam fiqh, Al-Asy'ari dan Al-Maturidi dalam akidah, dan Al-Junaid dan Al Ghazali dalam tasawuf, tapi juga meliputi sikap hidup (ideologi) yang terangkum dalam: tawasuth (moderat), tasamuh (toleran), tawazun (seimbang, proporsional). Tiga prinsip ini menjadi landasan NU dalam menyikapi berbagai persoalan: kebangsaan, politik, sosial, ekonomi, budaya.

Dalam politik, garis politik NU adalah politik kebangsaan. Hadrotussyekh Hasyim Asy'ari menegaskan, nasionalisme dan agama tak bisa dipisahkan, keduanya saling menguatkan. "Agama saja saja tanpa nasionalisme tak bisa menyatukan bangsa, sementara nasionalisme tanpa agama akan kering nilai-nilai" demikian yang sering disampaikan oleh KH. Said Aqil Siradj, ketum PBNU. Inilah sikap tawazun (seimbang) NU dalam politik.

Sikap ini bukan tanpa resiko. Risikonya NU difitnah dengan berbagai macam tuduhan yang memanaskan telinga. Ingat, tahun 1965 ketika NU memutuskan bergabung dengan koalisi NASAKOM, tujuannya adalah untuk mengimbangi kekuatan PKI di pemerintahan, KH. Wahab Hasbullah dinyinyiri oleh Masyumi. Beliau difitnah sebagai antek PKI, gila jabatan, gila uang, dan tuduhan-tuduhan keji lainnya. Bahkan seorang tokoh Masyumi dengan penuh kebencian berkata, "jika kepala Kiai Wahab dibelah, maka isinya adalah palu arit..".
Apa reaksi Kiai Wahab? Cuek. Mungkin Mbah Wahab dalam kesendiriannya berkata, "biarlah sejarah yang akan membuktikan..". Dan sejarah memang telah membuktikannya, bahwa tindakan Mbah Wahab benar. Kebalikannya, Masyumi yang dibubarkan oleh Sukarno.

Kondisi saat ini agak-agak mirip dengan tahun 65-an. Tokoh-tokoh NU difitnah, di bully di medsos, dan terang-terangan di caci maki. Boleh jadi sejarah pun akan berulang, tentang siapa yang akan dibubarkan.

Politik kebangsaan yang diusung oleh NU juga menegaskan bahwa NU menolak ideologi khilafah dan turunannya, semacam NKRI bersyari'ah yang diperjuangkan oleh FPI dan kawan-kawannya.
NU menolak dakwah dengan cara-cara radikal (radikal ucapan dan tindakan) dan revolusioner, karena berpotensi mengancam keutuhan bangsa. Cara-cara demikian berpotensi menimbulkan perpecahan bangsa, karena pasti akan mendapat perlawanan dari kelompok nasionalis dan non muslim. Kaidah fiqh-nya, "menolak kehancuran lebih didahulukan daripada mengambil kemaslahatan".

Alhasil, jadilah NU kaffah. Jangan NU setengah. Setengah wahabi, setengah HTI, setengah PKS, apalagi setengah gila.. hehe Caranya dengan memahami dan mempelajari sejarah NU, Aswaja An-Nahdliyah, Nilai Dasar dan Perjuangan NU, ideologi NU, garis politik dan kebijakan NU, serta profil dan kiprah kiai-kiai dan tokoh-tokoh NU yang telah memberi warna dalam sejarah perjalanan bangsa ini. [dutaislam.com/gg]

Artikel ini telah terbit di beberapa media, 
seperti forum detik, arrahmah.co.idnahdliyin.id, muslimoderat, dan lain-lain.
Redaksi menyajikannya kembali, karena dinilai masih relevan.

Friday, 31 July 2020

MDS RA di pertemuan Ke 3 lebih kompak



Alhamdulillah, Kegiatan Rutin MDS Rijalul Ansor PAC GP Ansor Bantarkawung mulai dilaksanakan kembali pada tanggal 26 Juli 2020, di Rumah Sahabat Muhyi, Ranting Pangebatan. Kegiatan ini dihadiri oleh 18 Ranting dari 24 Ranting yang ada di PAC GP Ansor Bantarkawung. Seperti biasa kegiatan MDS RA ini berisi tahlil dan dialog bersama. Selain itu, pada kesempatan ini dihadiri pula oleh Wakil Ketua Tanfidziyah MWC NU Bantarkawung, Bapak drs. Amin Mustaqim. 



Galeri Photo



LEMBAGA EKONOMI ANSOR BANTARKAWUNG

Mari biasakan belanja di orang-orang kita. Karena dengan begitu kita bisa saling membantu sesama KADER NU dan sekaligus beramal di Nahdlatul Ulama

Menyediakan segala atribut NU, Pakaian NU,
minat Hubungi : Kyai Isro Mi'roj
Alamat Bangbayang, Komplek PONPES Bustanul Arifin
HP : 0813-9106-8569
(Melayani antar jemput)



Melayani Jahit segala pakaian
Minat Hubungi : Sahabat Ruhanto
Alamat Waru.
HP : 0838-4488-8181
(Melayani antar jemput)



Aneka KERAJINAN TANGAN
Minat Hubungi : Sahabat Adi Aoladi
Alamat Bangbayang.
HP : 0852-2617-8247
(Melayani antar jemput)